Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian u「Baccarat skills experience」ntuk Memprediksi Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Reliablesportsbettingplatform

DBaccarat skills experienceapatkaBaccarat skills experieBaccarat skills experiencencen informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Studi tentang letusan gunung berapi super ini telah dipublikasikan di Nature Review Earth and Environment.

Sementara Letusan Oruanui di Selandia Baru yang meletus 25.400 tahun yang lalu, dimulai secara perlahan, mengendapkan selimut abu besar sebelum Kaldera runtuh, dan berkembang secara intermiten termasuk jeda beberapa bulan.

Baca juga: Lebih dari 20.000 Gempa Guncang Islandia, Picu Gunung Berapi Meletus

Analisis data mengungkapkan tidak ada model tunggal dan terpadu yang menggambarkan bagaimana masing-masing dari 13 peristiwa letusan itu bermula.

Sumber magma yang akhirnya keluar dari gunung berapi juga bervariasi, dari satu badan magma hingga beberapa badan magma yang disadap secara bersamaan atau berurutan.

Termasuk penggunaan algortima pembelajaran mesin yang terletak di stasiun pemantuan untuk membantu menafsirkan sinyal yang menunjukkan pergerakan magma yang tersimpan menuju permukaan.

Baca juga: Gunung Berapi Super di Mantel Bumi Membuat Lempeng Kerak Bumi Berotasi

Itu mengapa para peneliti ini pun berharap adanya lebih banyak penelitian yang dilakukan untuk membantu menjawab berbagai pertanyaan mengenai gunung berapi super ini.

"Erupsi super dapat dimulai secara bertahap, cepat, maupun episodik yang berkepanjangan. Ketidakpastian yang terkait dengan peristiwa ini membuatnya sangat menantang untuk menentukan kapan dan bagaimana gunung berapi ini berpotensi meletus di masa depan," ungkap George Cooper, salah satu penulis studi ini.

Misalnya saja yang terjadi pada Gunung berapi Toba. Gunung api purba yang meletus 74.000 tahun lalu itu meletus dengan tiba-tiba.

Tetapi peneliti menyebut jika letusan super dapat dimulai dengan letusan ringan selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan atau segera menjadi aktivitas vulkanik yang kuat.