Online Baccarat Platform_Ranking of European Bookmakers_bodog_Indonesia Lottery Loopholes

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Reliablesportsbettingplatform

KalaFormal BaccaratFormal BaccaratFormal Baccaratu sifat kamu baik daFormal Baccaratn tulus sayang sama gebetanmu, apalah arti tinggi badan, kawan! Lihat mereka, bisa dapat pasangan yang gak berpatokan pada tinggi badan loh! Jangan putus harapan, harapan itu selalu ada!

Kalau cowok mungil dapat cewek tinggi, kadang minder dan males dilihatin orang kalau jalan. Cewek mungil yang dapat cowok tinggi juga bukan berarti tanpa masalah…

Tuhan menciptakan manusia dengan kekurangan dan kelebihan. Mungkin kekurangan si badan mungil ada di tinggi badan, tapi lihat kemampuan dan talenta mereka luar biasa. Lihat saja Shakira, Justin Bieber, Prince, sutradara terkenal Martin Scorsese, mereka tubuhnya tidak tinggi loh. Tapi prestasimerka luar biasa.

Ini cari baju apa cari jodoh sih sebenarnya? Berat amat cobaannya.

Buat yang bertubuh mungil, kamu pasti akrab dengan ketinggalan jalan. Teman-temanmu langkah kakinya lebih besar dari kamu, sedangkan kamu sudah maksimal tetap aja ketinggalan.

Di saat teman-temanmu penampilannya berubah seiring waktu, kamu yang bertubuh mungil akan tampak masih seperti biasa. Itulah keuntungan punya badan mungil, AWET MUDA!

Orang-orang nggak akan menyangka kamu 25 tahun padahal badanmu kayak masih 17 tahun. UHYEEAAAA!!!

Mas pramuniaga: *melirik dan mendapati betapa imutnya dirimu* *mengambilkan tisu dengan ikhlas*

KENAPA ADA DISKRIMINASI MACAM INI, KENAPAAA??

“Eh si ucil!”

Kamu: *merasa tak berguna sebagai manusia*

“Tapi nontonnya berdiri ya!”

“Ih, kok kamu imut sih! Pengen aku bawa pulang, abisanya kecil!” (sambil dipeluk-peluk, pipi dicubit-cubit)

Badan mungil cocok banget kalau pakai baju ala-ala trend cewek Korea. Hot pants, loose tops, sandal flat. Perfect!

Masuk transportasi publik pun, kamu memilih untuk mengalah. Kamu sudah melihat desakan penumpang kereta, kamu mending naik yang paling akhir biar nggak kena gencet.

Kalau sudah begini, Mas pramuniaga jadi penyelamatmu:

Dua benda penting yang wajib kamu bawa kemana-mana. Kalau nggak kamu dikira anak kecil yang ngelanggar aturan lalu lintas karena motornya lebih besar dari ukuran badanmu.

WOY! LOMPAT TUH CAPEK LOH!

Yang begini nih, jadi penderitaan si tubuh mungil. Kamu nggak bisa menikmati konser musik seutuhnya karena yang ada kamu menikmati penontonnya.

Penjaga Roller Coaster: “Maaf Mas/Mbak, tinggi minimal buat masuk permainan ini 150 cm”

Dikira saya SD ya, mbak!

Si tubuh mungil biasanya punya ukuran sepatu yaang mungil juga, 35-37. Kalau sudah nggak ada, petugasnya pun mengarahkanmu ke bagian anak-anak.

“Woy! Lama banget sih jalannya!”

(Lagi di toko kelontong sebelah kos, mau beli sabun mandi)

Nyiumnya susah, Bro!

Oh Bapak Permak Levis, jasamu besar di surga.

“Cil, ada konsernya Payung Teduh tuh. Nonton yuk!”

Bapak Toko Kelontong: “Dek, mau beli apa?”

Lagi-lagi kursi tinggi? Duh, nasib!! Kamu bakal kelihatan kayak bocah yang kakinya gak bisa sampai ke lantai, nih!

Sabar yak!

Eh tapi jangan sedih, ada tongkat ajaib dan cara pake sofa bisa bantu kamu tuh!

Belanja bulanan ke supermarket, ada barang di rak paling atas. Kamu sudah berusaha loncat-loncat tapi nggak sampe juga.

Si tubuh mungil bakal kesusahan banget saat harus cari celana dengan ukuran yang pas di pinggang. Kalau pakai ukuran S masih longgar, mau cari yang SS atau ukuran 26 susahnya minta ampun. Cowok bertubuh mungil juga akan menghadapi hal yang sama kalau cari baju.

Ukuran kaki yang kecil dan jarang ada di toko sepatu, membuatmu harus kerja keras mencari ukuran yang pas di kaki

Udah kecil, bawaan banyak, kegencet pula!

Rasanya pengen bilang: WOY, ITU ORANG TUA GUE MIKIR NAMA SUSAH KALI! ENAK AJA DIGANTI-GANTI.

Punya tubuh mungil membuatmu sulit dapat pakaian yang pas di badan dalam waktu yang cepat. Butuh berjam-jam mencari pakaian yang cocok, atau ujung-ujungnya penjaga toko nyaranin kamu ke bagian anak-anak buat cari baju yang pas.

“Hai kecil!”

Ada yang iseng tinggiin kursilah, ada yang sembunyiin sepatu di tempat tinggilah…

Kalau ada acara menginap di rumah teman, kamu gak perlu khawatir gak kebagian tempat tidur. Tinggal “nyelip” juga muat kok!

“Ih… mau!”

Nah, mau tahu suka-duka si tubuh mungil? Biar kamu yang punya badan tinggi merasakan gimana susahnya jadi orang bertubuh petite, baca dulu ini!

“Ye sabar, kaki gue kecil!”

Dengan hak tinggi dan permainan corak, tubuh dan kakimu bisa tampak lebih jenjang.

Jadi, bersyukurlah kamu yang bertubuh petite! Tuhan itu adil kok!

Padahal nama aslimu ERNIA AYU KARINA. Bagus ‘kan? Kurang apalagi coba? Sayangnya, teman-teman kadang lupa siapa nama aslimu. Saking udah tersohornya julukan “Kecil” yang melekat padamu.

Kamu: “Mas, bisa minta tolong ambilin tissue 100gr yang ada di rak paling atas gak?”

Kamu: “Hmmm…” (DEK???? AKU MASIH DEDEK-DEDEK!)

SABAR YA!!!

Nah kalau sudah kena gencet, kamu bakal jadi dendeng segar di tengah lautan manusia.

Derita si badan pas-pasan emang harus berurusan sama namanya ketinggian. Lampu kamar mati, kamu terpaksa mengganti lampu sendiri. Udah usaha pake kursi, ternyata mentok nggak bisa. Alhasil, kamu meminta bantuan dari temanmu yang badannya tinggi untuk mengganti lampu kamarmu.

Punya tubuh mungil terkadang membuat kamu harus menerima segala macam cobaan hidup. Mulai jadi korban keisengan teman-teman sampai dikira masih anak SMP, tidak peduli identitas aslimu yang sudah kuliah atau bahkan sudah kerja. Emang sih, seringnya kamu dikira imut. TAPI….. tetap aja si tubuh mungil mau diapain juga keliatan seperti liliput.

NGGAK KELIATAN WOY!

kasian amat sih nasib gue

DIKIRA GUE NASI PADANG APA? BISA DIBUNGKUS, DIKARETIN, DIBAWA PULANG?

Kakimu kadang gak sampe ke pedal gas dan rem. Naik motor juga sering gak bisa menjejak tanah. Huhu, sedih. Padahal kamu udah lolos tes SIM A dan SIM C tanpa lewat calo lho. Tapi memang nasib berkata lain…..